Simbiosis komensalisme Pengertian dan Contohnya

Diposting pada


Didalam kehidupan di planet Bumi&Nbsp;Ini berjalan interaksi antara satu makhluk hidup bersama dengan makhluk hidup lainnya atau sanggup dikenal bersama dengan julukan simbiosis. Simbiosis digunakan untuk menjelaskan adanya hubungan antarorganisme yang hidup secara berdampingan.


Layaknya yang kami ketahui terhadap dasarnya tiap-tiap makhluk hidup yang tersedia di Bumi saling membutuhkan dan bergantung bersama dengan makhluk hidup lainnya. Tapi interaksi atau hubungan antara makhluk beda type ini mampu bersifat menguntungkan, merugikan, atau apalagi keliru satu makhluk bukan meraih laba atau kerugian apapun (Netral).


Untuk tersebut simbiosis dibagi jadi sebagian type yakni simbiosis mutualisme, simbiosis komensalisme, dan simbiosis parasitisme. Tiap-tiap simbiosis ini miliki interaksi yang berbeda untuk tiap-tiap makluk hidup yang saling berinteraksi, misal simbiosis komensalisme.


Simbiosis komensalisme merupakan sebuah interaksi timbal balik atau hubungan antara dua makhluk hidup yang memberi tambahan laba bagi satu pihak sedangkan pihak lainnya bukan beroleh laba ataupun kerugian. Artinya sekedar tersedia satu pihak saja yang meraih laba, pihak lain bukan memdapat efek apapun.


Berikut ini lebih dari satu contoh simbiosis komensalisme!


1. Ikan Remora Dan Ikan Hiu


Ikan remora merupakan tidak benar satu ikan bahari yang hidup secara berkelompok. Bukan heran terkecuali akan ditemukan lebih berasal dari 1 ekor ikan remora yang hidup menempel terhadap ikan hiu.


Tujuan berasal dari ikan remora yang berenang bersama menempelkan diri terhadap ikan hiu yakni supaya bukan dimangsa oleh ikan berukuran besar lainnya. Bukan semata-mata tersebut saja, ikan remora juga akan beroleh makanan residu berasal dari ikan hiu bersama ringan.


Bagi ikan hiu keberadaan ikan remora bukan memberi tambahan laba ataupun kerugian. Ikan hiu bisa hidup layaknya biasanya walaupun ditempeli oleh ikan remora.


2. Ikan Gobi Dan Landak Bahari


Ikan gobi merupakan ikan bersama dengan bentuk fisik kecil dan tipis agar mereka sanggup berenang bersama dengan ringan di antara batu-batu karang, anemon bahari, ataupun makhluk bahari layaknya landak bahari. Landak bahari mempunyai bentuk tubuh bulat dan dikelilingi oleh duri yang terlalu beracun.


Walaupun beracun, ternyata ikan gobi bisa memanfaatkan tubuh landak bahari sebagai daerah berlindung berasal dari ancaman predator. Tak hanya tersebut, ikan gobi juga mampu melacak makanan bersama dengan gampang tanpa takut mendapat agresi berasal dari predator.


Keberadaan ikan gobi bagi landak bahari tidaklah memberi tambahan laba ataupun kerugian.


3. Flora Anggrek Dan Pohon Randu


Flora anggrek hidup bersama cara melekatkan diri terhadap pohon sebagai media penempelannya. Untuk flora anggrek yang menempel terhadap pohon randu, flora anggrek akan bersama dengan enteng meraih sinar matahari yang berfungsi untuk proses fotosintesis sehingga jadi semakin optimal.


Bagi pohon randu yang ditempeli oleh flora anggrek bukan mendapatkan apapun berasal dari keberadaan flora anggrek.


4. Teritip Dan Paus


Teritip merupakan fauna bahari bercangkang yang hidup bersama dengan cara menempel terhadap batuan ataupun ikan besar layaknya paus, kepiting, atau lobster. Teritip yang menempel terhadap tubuh paus besar bisa saja bisa berenang jauh dan beroleh makanan bersama terlampau enteng.


Makanan primer teritip yakni plankton yang terbawa arus bahari. Agar pas paus berenang di samudera, teritip juga mengambil plankton sebagai makanannya.


Bagi paus keberadaan teritip bukan mengganggu ataupun memberi tambahan laba walaupun jumlah teritip yang menempel sangatlah tak terhitung.


5. Flora Sirih Bersama Inangnya


Flora sirih terkenal akan hidupnya yang menempel dan merambat bersama dengan menyesuaikan inangnya. Semakin besar flora sirih, semakin besar pula media perambatan yang dibutuhkannya.


Semakin tinggi inang yang dirambatinya, semakin besar flora sirih untuk mendapatkan sinar matahari yang bermanfaat untuk proses fotosintesis. Sedangkan untuk inang yang dirambatinya, bukan meraih kerugian ataupun laba berasal dari flora sirih.



6. Burung Dan Pohon


Tak terhitung burung menjadikan pohon sebagai area untuk beristirahat atau lebih-lebih membangun sarang. Bukan sedikit burung yang memilih pohon berdaun lebat dan juga tinggi untuk dijadikan area sebabkan sarang.


Keberadaan burung yang hinggap ataupun membangun sarang di antara ranting dan cabang pohon bukan menambahkan kerugian atau merugikan terhadap pohon yang didatangi oleh burung.


7. Katak Dan Pohon


Sekilas antara katak dan pohon memang bukan tersedia interaksi apapun. Tetapi katak yang berada di pedalaman hutan memanfaatkan pohon sebagai daerah berteduh ketika hari hujan ataupun badai.


Katak akan melacak daerah berteduh layaknya di bawah daun atau ranting berdaun lebar supaya bukan terpapar air hujan yang jahut. Bagi pohon keberadaan katak bukan merugikan atau menguntungkan mirip sekali.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *